Saturday, February 9, 2013

Tidak Sama Yang Buruk Dengan Yang Baik...

قُل لَّا يَسۡتَوِى ٱلۡخَبِيثُ وَٱلطَّيِّبُ وَلَوۡ أَعۡجَبَكَ كَثۡرَةُ ٱلۡخَبِيثِ‌ۚ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ يَـٰٓأُوْلِى ٱلۡأَلۡبَـٰبِ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ (١٠٠)

Katakanlah (Muhammad), "Tidaklah sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya keburukan itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat, agar kamu beruntung." (al-Maidah; 100)


Jabir bin Abdillah (RA) memaparkan bahawa ayat ini diturunkan sehubungan dengan seorang badwi yang mengumpulkan harta dengan menjual arak. Suatu hari, saat Rasulullah (SAW) menjelaskan tentang haramnya arak (khamr), ia berdiri dan berkata, "Hai Rasulullah, aku pernah menjadi pedagang arak yang berjaya dan kaya raya. Apakah kekayaanku itu dapat ku gunakan untuk beribadah kepada Allah?" Rasul (SAW) pun berkata, "Sesungguhnya Allah tidak akan menerima kecuali yang baik."

No comments:

Post a Comment